Begitu share saya pagi ini di grup kantor. Bahagia maksimal karena akhirnya setelah 6 bulan ada hasil dari beberapa penawaran yang kami ajukan.
Nggak terasa (tapi boong, berasa banget sumpah π), hampir 6 bulan sejak proyek terakhir kami dan belum juga kelihatan hilal proyek baru. Anak-anak di kantor sampai menghabiskan waktu dengan menata ulang hingga mengecat ulang kantor hanya sekedar untuk mengisi kegabutan.
Untuk usaha kelas menengah agak kebawah (gak ngehe) seperti kami ini, hidup kami sangat bergantung dari APBN (i wish π) Proyek. Tanpa ada on going proyek berarti hidup kami dari bulan kebulan bergantung dari Makan Tabungan, perih beut perih π
.
Tapi seorang teman pernah berkata, kebajikan yang bisa dimiliki oleh seorang pengusaha, adalah tetap mengeluarkan gaji, bonus, ataupun THR, bukan hanya saat usahanya berkembang, tapi juga ketika situasi sedang tidak mudah.
Kenapa?
Karena melalui itu mereka bisa menghidupi dan menyenangkan keluarganya, anak-anaknya, orangtuanya.
Sepenuh-penuhnya ini kembali ke pengusahanya.
Salam sayang dan semangat dari saya untuk semua teman-teman yang tetap berjuang disaat-saat seperti sekarang ini.
Kita hebat πͺπͺπͺ
