UR 1 28 April 2019 – Ps. Sidney Mohede
Seringkali kita pikir belas kasihan = charity (amal), padahal bukan sekedar itu.
Setiap dari kita pasti punya beban hidup, termasuk orang disamping kita.
That’s why always be good, karena kita gak tau beban apa yang mereka bawa.
Belas kasih (compassion) => kesadaran & kepedulian akan penderitaan dan beban orang lain, disertai dengan hasrat/keinginan untuk membantu meringankan beban tersebut.
Here’s the difference :
Sympathy => I feel sorry for you, GBU, GWS
Compassion => what can I do for you?
Without empathy we cannot have compassion.
Empathy => to feel with other people, merasakan bersama dengan orang lain.
And what scary now is that most of us don’t care if most of us don’t care.
Lawan kasih bukan benci tapi ketidak pedulian.
I don’t care about anything other than myself.
Untuk melatih kepedulian kita perlu belajar aware (pay attention).
Engkau melihat banyak, tetapi tidak memperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar.
Yesaya 42:20 TB
Kenapa sekarang empathy / compassion menurun :
1. We are so obsessed with ourselves (karena kita terlalu terobsesi dengan diri sendiri)
How many likes we get, how many people sees our post.
Karena lawan sadar dan peduli adalah selfishness.
Dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.
Filipi 2:3-4 TB
Filipi 2 menekankan bahwa orang lain penting.
2. Exposure yang terlalu banyak terhadap penderitaan dan kesengsaraan disekeliling kita menurunkan rasa kepedulian kita terhadap sesama.
Karena terlalu banyak informasi yang kita terima it effects the way kita melihat apa yang penting.
3.Keterbatasan dan kurangnya interaksi secara personal membuat kita lebih mudah untuk tidak peduli.
Belas kasihan (compassion) selalu diikuti dengan tindakan (action)
Belas kasih => kasihan yang diikuti dengan tindakan kasih
Belalah mereka yang tak dapat membela dirinya sendiri. Lindungilah hak semua orang yang tak berdaya. Berjuanglah untuk mereka, dan jadilah hakim yang adil. Lindungilah hak orang miskin dan orang tertindas.
Amsal 31:8-9 BIMK
Gak cuma tentang like, reshare/retweet, or just commenting.
Anak-anakku! Janganlah kita mengasihi hanya di mulut atau hanya dengan perkataan saja. Hendaklah kita mengasihi dengan kasih yang sejati, yang dibuktikan dengan perbuatan kita.
1 Yohanes 3:18 BIMK
Untuk bilang aku peduli tapi gak diikuti dengan tindakan sama dengan ketidakpedulian.
Caring is not liking a post, but loving a person.
Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya, katanya: “Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku.” Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: “Aku mau, jadilah engkau tahir.”
Markus 1:40-41 TB
Setelah Yesus mendengar berita itu menyingkirlah Ia dari situ, dan hendak mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi. Tetapi orang banyak mendengarnya dan mengikuti Dia dengan mengambil jalan darat dari kota-kota mereka. Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit.
Matius 14:13-14 TB
Lukas 7:12-16 TB
Sebagai anak2 Tuhan, we should be better than this (the world).
Compassion will always lead us to solution.
Compassion was the driving force of Jesus intervention into human suffering.
3 things about compassion :
1. Belas kasih akan selalu menginterupsi, mengganggu kegiatan kita.
Karena kita melihat hal yang akan mendorong kita untuk berhenti dan membantu.But it’s oke, it comes from God.
Kemudian rasul-rasul itu kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan. Lalu Ia berkata kepada mereka: “Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!” Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makan pun mereka tidak sempat. Maka berangkatlah mereka untuk mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi. Tetapi pada waktu mereka bertolak banyak orang melihat mereka dan mengetahui tujuan mereka. Dengan mengambil jalan darat segeralah datang orang dari semua kota ke tempat itu sehingga mendahului mereka. Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.
Markus 6:30-34 TB
Ada dua orang buta yang duduk di pinggir jalan mendengar, bahwa Yesus lewat, lalu mereka berseru: “Tuhan, Anak Daud, kasihanilah kami!” Tetapi orang banyak itu menegor mereka supaya mereka diam. Namun mereka makin keras berseru, katanya: “Tuhan, Anak Daud, kasihanilah kami!” Lalu Yesus berhenti dan memanggil mereka. Ia berkata: “Apa yang kamu kehendaki supaya Aku perbuat bagimu?” Jawab mereka: “Tuhan, supaya mata kami dapat melihat.” Maka tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan, lalu Ia menjamah mata mereka dan seketika itu juga mereka melihat lalu mengikuti Dia.
Matius 20:30-34 TB
2. Belas kasih akan selalu datang dengan sebuah harga
Compassion will always come with a price
Just liking (a post or status) is clean, but compassion is dirty.
Ada harga yang harus kita bayar untuk berbelas kasih, entah dalam bentuk waktu, tenaga maupun biaya.
3.Belas kasih akan selalu mengubah kehidupan
Baik untuk yang menerima maupun memberi.
Tapi terlebih untuk yang berbelas kasih.
So be compassionate 🙂
