
“Tak peduli masa lalu, Engkau tetap memilihku, ubahkanku, sempurnakan, jadi karya yang indah…”
3 macam orang yang ada disekitar kita :
1. Orang yang melihat dirinya dari sudut pandang dirinya sendiri
2. Orang yang melihat dirinya dari sudut pandang orang lain disekitarnya
3. Orang yang melihat dirinya dari sudut pandang Yesus
Goal kita => melihat diri sendiri sebagaimana Bapa melihat kita
Dosa memutuskan hubungan kita dengan Tuhan.
Disitu Tuhan kirimkan Yesus untuk menebus dosa dan menyambung kembali hubungan kita dengan Tuhan (Restorasi).
Dan tau gak sih, Restorasi selalu lebih baik daripada kondisi awal 😉
Dosa is dosa.
Yang harus kamu lakukan adalah : akui, terima Yesus.
Ketika kita terima Yesus, kita punya identitas baru, kembali ke awal dimana kita diciptakan segambar dan serupa dengan Allah.
Apa sih artinya identitas baru itu?
1. Ciptaan baru
Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. (2 Korintus 5:17)
Mulai hidup dengan cara yang baru.
Jangan harap kamu diberkati lebih ketika kamu gak lakukan action yang lebih.
Berkat itu hasil dari proses. Jangan kejar berkat tanpa mau melewati prosesnya.
2. Anak Allah dan ahli waris
Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; (Yohanes 1:12)
Dengan jadi anak Allah, kita dapet hak akses langsung kepada Bapa.
Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia. (Roma 8:17)
Ask and you shall receive. It’s just as simple as ask.
Masalahnya kamu udah lembutin hati belum untuk bisa denger apa yang Bapamu mau?
3. Keturunan Abraham
Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah. (Galatia 3:29)
Kejadian 12:1-3
Janji Allah kepada Abraham
Seringkali kita hidup dengan label dari orang lain. But that is not what matters.
Gak usah dengerin apa yang orang lain bilang tentang kamu.
Temukan rencana Tuhan, nikmati prosesnya, dan nikmati berkatnya.
Pekerjaan itu memberi penghasilan untuk Penghidupan.
Tapi untuk Kehidupanmu, hidupi Passionmu.
4. Garam Dunia
“Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. (Matius 5:13)
Tugasmu (sebagai garam) adalah untuk memberi rasa di kehidupan orang lain.
Jangan menjauh dari komunitas.
Instead, start giving impact.
Fungsi garam either mengawetkan atau menghancurkan.
Begitu juga kedekatanmu dengan orang, apakah mengawetkan atau menghancurkan?
5. Terang Dunia
Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. (Matius 5:14)
Ketika terang datang maka gelap akan tersingkir.
Bagaimana cara jadi terang?
Mulai dari hal sederhana, status medsosmu misalnya.
Stop complaining, stop mocking, stop baper-ing or lebay-ing 😂
Start to influence with positive things (status).
Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” (Matius 5:16)
6. Orang Benar
dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. (Roma 3:24)
Cuma2 gak berarti murahan lho ya.
Ada yang bayarin kita => darah Yesus
Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat. (Roma 3:28)
Perlu iman untuk yakin kalo kita udah dibenarkan.
Tidak mengingat2 lagi kehidupan masa lalu dan bersyukur untuk kehidupan yang baru.
Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus. (Roma 5:1)
Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah. (2 Korintus 5:21)
Truth (kebenaran) akan selalu beriringan dengan Grace (kasih karunia).
Kasih karunia akan selalu ada, tapi Tuhan kita adalah Tuhan yang adil.
Kesalahan apapun yang (pernah) kamu buat, jalani konsekuensinya, akan lebih mudah ketika kita hidup didalam Tuhan.
Terima gracenya, hidupi dalam truth.
Happy learning 😙
